Mengidentifikasi Satu
Jenis Tanaman Hortikultura Dan Menjelaskan Mengenai Asal, Botani, Produsen Dan
Konsumen Utamanya
APEL
Apel pertama kali di tanam di Asia Tengah, dan kemudian berkembang ke
seluruh daerah di dunia. Apel yg di budidayakan adalah keturunan dari Malus sieversii asal Asia Tengah,
dengan sebagian genom dari Malus sylvestris (apel hutan/apel liar).
Jika di
lihat dari segi botaninya, apel di klasifikasikan sebagai berikut :
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Rosales
Famili : Rosaceae
Genus : Malus
Species : Malus domestica
Morfologi
Adapun morfologi dari apel
yaitu pohon, tinggi 5 – 12 cm. Akar tunggang, putih kecoklatan. Batang
bulat, tegak, berkayu, permukaan kasar, coklat, daun
tunggal, tersebar, lonjong / oval, tepi daun bergerigi teratur, ujung
daun meruncing, pangkal daun tumpul, daging daun agak tebal, kaku, mengkilat,
pertulangan daun menyirip, panjang 9 – 14 cm, lebar 3 – 5 cm, hijau, permukaan
lainnya coklat. Bunga bertangkai pendek, bertandan
dan pada tiap tandan terdapat 7 – 9 bunga, bunga apel tumbuh pada ketiak daun,
mahkota bunga berwarna putih sampai merah jambu. Buah mempunyai bentuk bulat sampai
lonjong, bagian pucuk buah berlekuk dangkal, kulit agak kasar dan tebal,
pori-pori buah kasar dan renggang, buni, mengkilat, buah apel biasanya merah di
luar saat masak (siap dimakan), namun bisa juga hijau / kuning, dagingnya
keras, ada banyak bibit di dalamnya. Biji pipih,
panjang sekitar 1 cm, berkeping dua, masih muda putih setelah tua hitam
Pematangan dan pemetikan
Jenis apel bervariasi dalam hasil dan ukuran pohonnya,
ada beberapa jenis, yang jika dibiarkan tanpa dipangkas, pohonnya akan tumbuh
menjadi sangat besar, sehingga dapat berbuah lebih banyak, tetapi akan
menyulitkan pemetikan. Pohon yang matang biasanya mampu berbuah 40–200 kilogram
apel setiap tahun. Pohon kerdil dapat berbuah 10–80 kilogram apel setiap
tahunnya.
Penyimpanan
Buah apel biasanya dapat di simpan selama berbulan – bulan di dalam
ruangan yang dapat di atur suhunya untuk menunda pemasakan yang di akibatkan
oleh hormon etilen. Buah apel biasanya
di simpan di dalam ruangan yang meiliki karbon dioksida yng lebih kental
dengan pengembunan udara yang tinggi
untuk mencegah peningkatan hormon etilen, dan memperlamat pemasakan buah. Untuk
penyimpanan di rumah, kebanyakan jenis apel dapat di simpan sekitar 2 minggu
bila di simpan di dalam lemari pendingin dengan suhu di bawah 5%.
Hama dan penyakit
Daun apel
yang dirusak serangga.
Pohon apel
dapat diserang beberapa penyakit jamur dan bakteri, serta mendapat ancaman dari
hama. Pohon apel kebanyakan diserang oleh
jamur, kutu dan kudis.
Gejalanya yaitu berupa bercak kelabu muda muncul pada
daun, pucuk dan bunga, biasanya timbul pada musim semi. Bunganya berubah warna
menjadi kuning sperti krim dan tidak berkembang dengan benar. Penyakit ini
dapat dirawat dengan cara yang serupa dengan penumpasan Botrytis;
penghilangan kondisi yang menyebabkan penyakit itu pada mulanya dan pembakaran
tanaman yang terinfeksi merupakan tindakan yang disarankan untuk dilakukan.
§
Kutu
Ada lima spesies kutu pada pohon apel, yaitu
kutu bijian apel, kutu apel merah, kutu apel, kutu spirea dan kutu apel
berbulu. Spesies kutu dapat dikenali melalui warnanya, musim kehadirannya, dan
perbedaan pada kornikel, yaitu sepasang juluran di bagian belakang
kutu. Kutu menggunakan mulut yang berbentuk seperti jarum untuk
menghisap sari tanaman.
Gejalanya
meliputi bercak-bercak berwarna hijau zaitun atau coklat pada daun. Bercak
itu makin lama makin coklat, kemudian kudis coklat tumbuh pada buah
apel. Daun yang berpenyakit gugur lebih awal dan buahnya semakin ditutupi
kudis, lalu merekah kulitnya. Meskipun terdapat bahan kimia untuk mengatasi
kudis, penggunaannya tidak dianjurkan karena mudah diserap oleh pohon lalu
menyebar ke dalam buah.
Produsen dan Konsumen
Produsen apel terbesar di dunia
yaitu China, dengan sekurang – kurangnya
55 juta ton apel di tanam setiap tahunnya dengan nilai sekitar $10 miliar.
Produsen terbesar kedua yaitu Amerika
Serikat yang jauh di belakang China, dengan hanya memproduksi sebanyak
7,5% dari hasil panen dunia. 30% apel yg
di expor amerika adalah apel jenis ‘Red Delicious’ yg berasal langsung dari
negara bagian ini. Total expor amerika adalah 680.000 ton. Di Indonesia, sentra produsen apel berada di Malang dan
pasuruan Jatim. Konsumen apel dapat di lihat dari importir apel terb esar di
dunia yaitu Rusia, Jerman, Britania Raya dan Belanda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar